Perumusan visi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Nabire Tahun 2025–2029 didasarkan pada analisis menyeluruh terhadap kondisi daerah, potensi, keunggulan kompetitif, kelemahan, peluang, serta tantangan pembangunan. Visi ini merupakan penjabaran dari visi Bupati dan Wakil Bupati terpilih sekaligus menjadi dasar dalam penetapan arah, kebijakan, dan prioritas pembangunan Kabupaten Nabire selama periode 2025–2029.
“NABIRE Maju, Damai, Mandiri dan Sejahtera Secara Berkelanjutan.”
Visi tersebut menggambarkan cita-cita pembangunan Kabupaten Nabire yang mengintegrasikan berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga pelestarian budaya dan penataan ruang, dengan tujuan mewujudkan masyarakat yang sejahtera, mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Nabire Maju
Menunjukkan transformasi menuju masyarakat modern yang kompetitif namun tetap berakar pada kearifan lokal. Kondisi ini ditandai dengan meningkatnya tingkat pendapatan masyarakat serta pengelolaan sumber daya alam yang bijaksana guna menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.
Nabire Damai
Merupakan kondisi kehidupan masyarakat yang tenteram, harmonis, bebas dari konflik, dan rasa takut. Suasana yang damai menjadi prasyarat penting agar masyarakat dapat beraktivitas, berekspresi, dan berkarya dengan nyaman sehingga pembangunan dapat berjalan secara optimal.
Nabire Mandiri
Menggambarkan kondisi masyarakat yang mampu menyelenggarakan pemerintahan dan mengelola pembangunan daerah secara baik. Kemandirian diwujudkan melalui pengelolaan sumber daya alam berbasis potensi lokal oleh masyarakat sendiri, dengan pemerintah berperan sebagai penggerak, fasilitator, dan mitra dalam membangun sinergi dengan berbagai pihak.
Nabire Sejahtera
Merupakan kondisi yang ditandai dengan menurunnya angka kemiskinan dan ketimpangan pendapatan, meningkatnya kesempatan kerja, berkurangnya tingkat pengangguran, serta semakin besarnya kontribusi daerah terhadap perekonomian regional maupun nasional.
Berkelanjutan
Pembangunan dilaksanakan dengan memperhatikan keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan hidup sehingga hasil pembangunan dapat dirasakan secara berkesinambungan oleh generasi sekarang maupun generasi yang akan datang.